Hi, guest ! welcome to Livebebetter!. | About Us | Contact | Register | Sign In

Kamis, 19 April 2012

Filsafat dan Pesan Moral dalam Film Battleship

Filsafat dan Pesan Moral dalam Film Battleship
Oleh: Daniel Susanto S.Th
Peter Berg (Hancock) agaknya cukup berhasil dalam Battleship, sebuah aksi-petualangan di lautan, di ludara dan daratan berjuang untuk bertahan hidup melawan kekuatan yang sangat kuat. Terinspirasi oleh permainan tempur klasik angkatan laut Hasbro, Bettleship dibintangi oleh Taylor Kitsch sebagai Letnan Alex Hopper, seorang perwira Angkatan Laut yang ditugaskan untuk USS John Paul Jones, Brooklyn Decker sebagai Sam Shane, seorang terapis fisik dan tunangan Hopper, Alexander SkarsgÄrd sebagai Kakak dari Alex Hopper, Komandan Officer Sampson USS; Rihanna sebagai Bintara Raikes, anak buah Alex Hopper dan spesialis senjata pada USS John Paul Jones, dan Liam Neeson Laksamana Shane (ayah Sam Shane).
Sinopsis - "Di Kepulauan Hawaii, ketika sedang mengadakan latihan bersama armada angkatan laut yang terdiri dari beberapa Negara. Namun latihan yang mereka lakukan berubah menjadi sebuah peperangan yang sesungguhnya.
Mereka bertempur dengan pasukan alien yang memiliki kecanggihan teknologi dan sangat kuat dalam persenjataan. Para alien tersebut datang ke bumi dengan sebuah misi untuk membangun pangkalannya di tengah samudra Pasifik. Akhirnya dengan kegigihan dan kerjasama diantara para armada Laut tersebut memperoleh kemenangan yang luar biasa.
Pesan Moral dalam Film Battleship
Pertama, Alien yang memiliki kecanggihan dan teknologi dapat digambarkan sebuah persoalan yang sering kali mengintimidasi kita. Pada awalnya ketika mereka kehilangan sebuah armada Sampson USS, bahkan seorang perwira senior seperti Alex Hopper pun menjadi putus asa, merasa dia tidak mampu memikul tanggung jawab dan beban dipundaknya. Namun ada seorang menyadarkannya bahwa dia harus menjadi kuat agar semua kru tetap memiliki semangat dan berjuang bersama-sama.
Dalam persoalan dan pergumulan yang sering kita hadapi, tidak jarang kita juga akan merasakan keputus-asaan. Pada saat-saat demikia kita memerlukan “encourage” dari seseorang yang dapat membangkitkan semangat dan pengharapan juga iman kita.
Berdua lebih menguntungkan daripada seorang diri. Kalau mereka bekerja, hasilnya akan lebih baik. Kalau yang seorang jatuh yang lain dapat menolongnya. Tetapi kalau seorang jatuh, padahal ia sendirian, celakalah dia, karena tidak ada yang dapat menolongnya (Pengkhotbah 4:9-10).
Kedua, di awal film Battleship Hopper memiliki persoalan dengan seorang perwira asal Jepang Nagata. Namun ketika menghadapi armada perang “alien”, mereka menyadari mereka adalah satu tim, mereka bersatu hati, bahu membahu saling mendukung dan akhirnya kemenanganpun diraih. Ingat apa yang terjadi dalam peristiwa menara Babel? Tuhan pun berfirman:
…. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana (Kejadian 11:6b).
Ketiga, setiap kita memiliki potensi yang luar biasa, hanya saja seringkali kita tidak menyadarinya. Sehingga potensi tersebut tidak maksimal. Begitulah awalnya yang terjadi oleh Alex Hopper. Ia menyia-nyiakan potensinya sekalipun usianya telah cukup dewasa (26 tahun). Masing-masing dari kita telah Tuhan beri karuania yang luar biasa (ingat perumpamaan tentang talenta?), maksimalkanlah potensi yang Tuhan berikan tersebut agar berguna bagi sesama kita.
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya (Matius 25:15-18).
Keempat, pesan moral selanjutnya yang kita dapat ambil dari film Battleship adalah "sebuah sikap arogan dan tinggi hati akan membuahkan kehancuran." masih pada bagian-bagian awal dari film ini diceritakan bahwa Tim sepak bola Angkatan Laut AS mengatakan pertandingan sepak bola dengan Tim Angkatan Laut Jepang. Yang mana karena sebuah pelanggaran yang dibuat oleh Nagata membuahkan tendangan pinalti bagi Tim AL-AS. Namun karena sikap Alex Hopper kesempatan tersebut gagal membuah sebuah goal dan kekalahanlah yang didapat bagi Tim AL-AS.

Jumat, 13 April 2012

Tuhan kita tidak Bisu

Tuhan kita tidak Bisu Habakuk 2:18-19; 1 Korintus 12:2

Daniel Susanto S.Th


Apakah Tuhan masih berbicara kepada kita?
  • Tuhan berbicara melalui FirmanNya (Yesasa 55:11; II Timotius 3:16-17)
  • Tuhan berbicara melalui kesan dalam hati kita (I Timotius 1:5; I Petrus 3:16)
  • Tuhan berbicara secara Audible (Perlu karunia membedakan roh, I Tesalonika 5:21; I Yohanes 4:1)
Media yang Tuhan gunakan untuk berbicara kepada kita?

  1. Melalui masalah yang dihadapi oleh kita
Dua probabilitas yang terjadi jika manusia menghadapi masalah
· Masalah menghantarkan pada kehancuran – jika hati kita tertutup dengan suara Tuhan
· Masalah menuntun ke dalam sebuah kejayaan – jika hati kita terbuka kepada suara Tuhan
Contoh : Yabes – I Tawarikh 4:9-10
Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan."
Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.
Karl Wallenda – akrobatik berjalan di atas kabel yang tinggi.....ada rasa takut pasti! Tapi..., dia menemukan kejayaan ketika rasa takutnya difokuskan “berjalan dengan selamat menyeberang melalui sebuah kabel.” Namun pada tahun1978, dia jatuh dan tewas karena rasa takutnya difokuskan “bagaimana saya menghindari jatuh.”


  1. Melalui Kegagalan dan Keberhasilan yang kita alami
Yusuf anak Yakub, tdk pernah meninggalkan Tuhan baik dalam keadaan diberkati ataupun tidak. Demikian juga Ayub.
Keberhasilan adalah sesuatu yang semu jika dicapai dengan sendirian, semakin banyak pemenang yang kita bawa, semakin berharga kemenangan itu – Howard Schultz –(Pendiri Starbuck)

W.W. Mitchell: mengalami kecelakaan dan memiliki wajah cacat : dalam keadaannya demikian dia meraih gelar Master Administrasi Pemerintahan, mulai naik kano dan menerbangkan pesawat, dia juga menjadi anggota kongres di negara bagian AS.
sebelum aku lumpuh ada sepuluh ribu hal yang dapat aku lakukan, kini tersisa 9000 hal. Aku dapat memilih untuk terus-menerus memikirkan seribu yang hilang dariku atau memusatkan diri pada sembilan ribu yang tersisa. Aku memberi tahu orang lain bahwa aku mengalami 2 kecelakaan besar dalam kehidupanku. Kalau aku saja tak mau menggunakan kecelakaan itu sebagai alasan untuk menyerah, barangkali sejumlah pengalaman yang dapat membuat anda surut juga akan dapat ditempatkan di dalam suatu persfektif baru. Anda dapat melangkah kembali, menggunakan sudut pandang yang lebih luas dan meraih peluang untuk berkata, ‘mungkin itu sama sekali persoalan yang terlalu berarti.’ Itu bukanlah apa yang terjadi pada diri Anda, itu adalah apa yang Anda lakukan terhadap hal itu.

Banyak orang ingat Tuhan ketika dalam keadaan terdesak, sulit, pencobaan. Tetapi Bapa Iman kita, Abraham ditengah keberhasilannya Abraham masih ingat kepada Tuhan (Kej.14:1-20).
Bagaimana dengan kita semua???????????????

Dalam keadaan apapun, entah itu keberhasilan atau kegagalan ingatlah Tuhan. Ungkapkanlah kerinduan-kerinduan kita yang terdalam kepada Tuhan, Karena Dia bukan Tuhan yang Bisu-Tuli.
Filipi 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.